Jumat, 11 Oktober 2013

Pak Wishnutama

kali ini gw mau bercerita tentang idola gw (lagi) :p dalam hal cita - cita. Pak Wishnutama, beliau adalah owner dari stasiun televisi yang baru, yaitu Netmediatama atau NET.
kenapa gw bisa mengidolakan beliau? ceritanya waktu itu transcorp lagi ulang tahun (gw lupa yang keberapa) dan saat itu Pak Wishnutama masih menjadi direktur lalu tampil, karena acara perayaan nya udah keren banget seketika pas gw tau siapa pemimpin nya gw langsung excited dan menurut gw beliau  awesome banget! nah, mulai sejak itulah gw semakin yakin banget pengen jadi broadcaster handal dan jadi bagian dari transcorp sampai akhirnya Pak Wishnutama keluar dari jabatannya di TransTV dan mendirkan NET. gw secara lebay dilema..... hahaha iya gw bingung, mau tetep bercita-cita kerja di TransTV atau NET.
tapi lama kelamaan, gw jadi tertarik dan makin pengen jadi crew di NET. walaupun acara nya biasa TAPI dikemas dengan lebih fresh dan beda :D
semoga aja ya, cita - cita gw ini tercapai. aamiin. ga cuma jadi omong kosong belakang :)

Hmm... for you information aja nih, gw udah copy biografi Pak Wishnutama dari wikipedia ( http://id.wikipedia.org/wiki/Wishnutama ) ;




Wishnutama (lahir 4 Mei 1970; umur 43 tahun) adalah salah satu pendiri PT. Net Mediatama atau dikenal dengan NET.. Ia adalah seorang profesional di bidang media. Menyelesaikan kuliah komunikasi di Mount Ida College Boston, Amerika Serikat, namun lebih banyak mendapatkan ilmu pertelevisian dari Emerson College, Boston. Ia memulai karier dari bawah sebagai Production Assistant di New England Cable News Amerika Serikat dan menjadi Assistant Director On Air Promotion di WHDH-TV, Boston. Kedisiplinan dan semangat esprit de corps diperolehnya ketika kuliah di The Military College of Vermont, Norwich University.

Karier

Pada tahun 1994. beliau pulang ke Indonesia dan bekerja di Indosiar sebagai Supervisor On Air Promotion. Setahun kemudian pindah ke divisi produksi sebagai Producer Director. Karirnya berkembang menjadi Executive Producer News and Production Division, dan tak berapa lama kemudian meningkat menjadi Production Manager. Program-program yang dilahirkan selama di Indosiar antara lain Pesta, Gebyar BCA, Patroli dan Saksi.
Tahun 2001, Ia pindah ke Trans TV menjadi Kepala Divisi Produksi. Tiga tahun kemudian, karirnya menanjak menjadi Direktur Operasional, dan setahun berikutnya menjadi Wakil Direktur Utama. Pada saat pengambilan saham mayoritas TV7 oleh kelompok usaha Para Group di tahun 2006, ia ditunjuk menjadi Direktur Utama TV7 yang kemudian berubah nama menjadi Trans7. Dua tahun kemudian, Wishnutama ditunjuk menjadi Direktur Utama Trans TV. Program-program yang diproduksi di bawah kepemimpinan Wishnutama selama di Trans Corp antara lain Extravaganza, Dunia Lain, Termehek-Mehek, Opera Van Java, Empat Mata dan Indonesia Mencari Bakat.
Selama hampir 20 tahun berkarya, banyak penghargaan yang ia raih baik skala nasional maupun Asia, antara lain dari Asian Television Award dan Panasonic Awards. Ia juga pernah terpilih menjadi The Best CEO in Indonesia 2010 pilihan majalah SWA. Diluar karirnya di dunia broadcast, Tama masih sempat menyalurkan hobinya di bidang musik dengan membentuk dan menjadi pemain Band Soulful Corp. Dalam bekerja, ia selalu memegang prinsip "Di dunia ini tidak ada yang sempurna. Tapi berusaha menjadi yang sempurna, adalah suatu keharusan." Itulah salah satu motto yang menjadi motivasinya selama berkarya.