Senin, 12 Desember 2016

nikah muda



Haaaiii semua, bahasan gue kali ini agak berat. Karena menyangkut masa depan, pilihan yang simple tapi ternyata berefek jangka panjang. Mungkin ini jadi problema kalian semua, eh atau mungkin cuma gue hahaha.

Belakangan ini, di explore instagram kita banyak liat postingan dengan tema pre-weding, weding, hamil, lahiran, sampe dedek bayi gemesin yang rata-rata sih artis. Jujur gue sih langsung menatap nanar layar smarthphone dan bilang “ih lucu banget sih” “romantis yaaa” “tema nya unik deh” dan sebagai nya. Ditambah Alhamdulillah muslim Indonesia udah mulai menggemakan gerakan tanpa pacaran, bertebaran lah postingan dan kisah inspiratif yang menikah muda atau proses taaruf. Ini pun menuai decak kagum dari gue pribadi, MasyaAllah… mereka semua melakukan segala hal atas dasar ilmu islam. Point nya adalah gue pribadi yang terlalu baper, selain postingan instagram, temen-temen gue pun udah banyak yang melangkah ke jenjang pernikahan.

Hmm mungkin bagi kalian ini terlalu berat atau nggak penting, tapi setelah gue telaah…ternyata bener nasihat mama gue “nikah itu enak nya di tiga bulan pertama doang” dalam artian manis nya di awal doang, sisa nya kita perlu banyak belajar soal menjadi suami atau istri, membina rumah tangga yang sakinah mawadah dan warahmah sampai mempertanggung jawabkan titipan anak dari Allah swt. Tapi disisi lain kan, dari pada zina dan maksiat pacaran terus bukankah lebih baik menikah? Nahloh. Disini lah otak gue mulai ga mampu mencerna semua nya, apalagi buat gue pribadi yang hmm punya seseorang yang spesial.

Jaman sekarang nikah kan nggak semudah membalikkan telapak tangan, butuh biaya yang banyak, mental yang kuat dan keputusan yang matang. Kalo menurut gue sih, dari pengalaman selama ini. Lebih baik kita pasrahkan aja sama Sang Pencipta, toh jodoh kita nanti udah di atur sama yang Maha Mengatur. Mereka yang bertahun-tahun pacaran ternyata belum jodoh, tapi yang baru beberapa bulan kenal dengan mantap menikah. Gue meyakini sama semua takdir-Nya, disetiap peristiwa pasti ada hikmahnya. Kayak gue aja sekarang, dikasih jalan untuk kuliah, meraih cita-cita dulu, dan kerja supaya bisa mensejahterakan kedua orang tua gue dulu, hmm dia juga masih kuliah yaaa siapa tau kan jodoh jadi selama Allah masih belum kasih waktu buat nikah kenapa harus digalauin.

Walaupun gue jujur aja kadang pengen gitu menikah muda, tapi setelah dipikir lagi, mental dan sifat gue belum dewasa, situasi dan kondisi juga belum mendukung. Gue masih pengen bikin seneng mama papa, kerja keras, ditambah lanjut kuliah jugaaa.

Jadi pesan nya adalah, buat kalian yang punya kisah kayak gue, dijalanin aja deh. Mungkin belum di kasih waktu buat nikah karena harus kerja keras dulu, lanjut kuliah dan yang lain nya. Atau sebaliknya, kalian yang ternyata menikah muda berarti sudah di pastikan bisa menjalani bahtera rumah tangga #yaelah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar