Haaaiii semua, bahasan gue kali ini
agak berat. Karena menyangkut masa depan, pilihan yang simple tapi ternyata
berefek jangka panjang. Mungkin ini jadi problema kalian semua, eh atau mungkin
cuma gue hahaha.
Belakangan ini, di explore
instagram kita banyak liat postingan dengan tema pre-weding, weding, hamil,
lahiran, sampe dedek bayi gemesin yang rata-rata sih artis. Jujur gue sih
langsung menatap nanar layar smarthphone dan bilang “ih lucu banget sih” “romantis
yaaa” “tema nya unik deh” dan sebagai nya. Ditambah Alhamdulillah muslim
Indonesia udah mulai menggemakan gerakan tanpa pacaran, bertebaran lah
postingan dan kisah inspiratif yang menikah muda atau proses taaruf. Ini pun
menuai decak kagum dari gue pribadi, MasyaAllah… mereka semua melakukan segala
hal atas dasar ilmu islam. Point nya adalah gue pribadi yang terlalu baper,
selain postingan instagram, temen-temen gue pun udah banyak yang melangkah ke
jenjang pernikahan.
Hmm mungkin bagi kalian ini terlalu
berat atau nggak penting, tapi setelah gue telaah…ternyata bener nasihat mama
gue “nikah itu enak nya di tiga bulan pertama doang” dalam artian manis nya di
awal doang, sisa nya kita perlu banyak belajar soal menjadi suami atau istri,
membina rumah tangga yang sakinah mawadah dan warahmah sampai mempertanggung
jawabkan titipan anak dari Allah swt. Tapi disisi lain kan, dari pada zina dan
maksiat pacaran terus bukankah lebih baik menikah? Nahloh. Disini lah otak gue
mulai ga mampu mencerna semua nya, apalagi buat gue pribadi yang hmm punya
seseorang yang spesial.
Jaman sekarang nikah kan nggak
semudah membalikkan telapak tangan, butuh biaya yang banyak, mental yang kuat
dan keputusan yang matang. Kalo menurut gue sih, dari pengalaman selama ini.
Lebih baik kita pasrahkan aja sama Sang Pencipta, toh jodoh kita nanti udah di
atur sama yang Maha Mengatur. Mereka yang bertahun-tahun pacaran ternyata belum
jodoh, tapi yang baru beberapa bulan kenal dengan mantap menikah. Gue meyakini
sama semua takdir-Nya, disetiap peristiwa pasti ada hikmahnya. Kayak gue aja
sekarang, dikasih jalan untuk kuliah, meraih cita-cita dulu, dan kerja supaya
bisa mensejahterakan kedua orang tua gue dulu, hmm dia juga masih kuliah yaaa
siapa tau kan jodoh jadi selama Allah masih belum kasih waktu buat nikah kenapa
harus digalauin.
Walaupun gue jujur aja kadang
pengen gitu menikah muda, tapi setelah dipikir lagi, mental dan sifat gue belum
dewasa, situasi dan kondisi juga belum mendukung. Gue masih pengen bikin seneng
mama papa, kerja keras, ditambah lanjut kuliah jugaaa.
Jadi pesan nya adalah, buat kalian
yang punya kisah kayak gue, dijalanin aja deh. Mungkin belum di kasih waktu
buat nikah karena harus kerja keras dulu, lanjut kuliah dan yang lain nya. Atau
sebaliknya, kalian yang ternyata menikah muda berarti sudah di pastikan bisa
menjalani bahtera rumah tangga #yaelah.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar